Mengenal Konsep Margin of Safety (MOS)

Konsep ini pada awalnya dikenalkan oleh guru dari Warren Buffett yaitu Ben Graham pada saat Buffett mengikuti kursus dan akhirnya bekerja untuk Ben Graham.

Sebelum membahas mengenai konsep ini, saya ingin memberi tahu Anda bahwa sebenarnya metode investasi yang diterapkan oleh Buffett saat ini cukup berbeda dengan metode yang diterapkan dan diajarkan oleh Ben Graham.

Graham dalam metodenya, lebih suka berinvestasi pada perusahaan yang dijual dengan harga saham yang luar biasa murah dibandingkan nilai asetnya. Meskipun kinerja dan prospek bisnisnya sedang tidak baik dan fluktuatif.

Patokan Graham hanya PBV dan PER yang rendah serta hutang yang sedikit.  

Pada awalnya pun Buffett mengikuti metode ini untuk berinvestasi disaham. Partnership yang dibentuknya pun cukup sukses meningkatkan nilai investasinya.

Namun seiring berjalannya waktu, Buffett sering bertemu dan berdiskusi dengan rekannya, Charlie Munger. Hasil diskusi-diskusi inilah yang akhirnya merubah metode investasi Buffett dalam memilih saham.

Saat ini Buffett lebih suka memilih perusahaan yang memiliki kinerja yang luar biasa bagus, memiliki moat yang lebar dan prospek bisnis yang cerah meskipun sahamnya dijual dengan harga wajar.

Metode ini pun juga mampu membawa Buffett lebih sukses lagi dalam mengelola dana investasinya.

Bagaimana dua metode yang berbeda tetap bisa menghasilkan return yang memuaskan ?

Metode yang diterapkan oleh Graham dan Buffett saat ini pada dasarnya menerapkan prinsip yang sama yaitu margin of safety (MOS).

Apa itu Margin of Safety (MOS) ?

Konsep MOS ini sederhananya mengajarkan untuk membeli saham pada harga yang lebih rendah dari nilai perusahaannya.

Terlepas dari Anda memilih saham hanya berdasarkan nilai asetnya saat ini ataupun mempertimbangkan cashflow yang akan dihasilkan perusahaan dimasa yang akan datang, Anda tetap diharuskan membelinya diharga yang lebih rendah dari hitungan Anda.

Kenapa ?

Jangan lupakan bahwa pasar saham itu memiliki tingkat volatilitas yang tinggi. Meskipun kinerja perusahaan sangat baik dan sesuai ekspektasi perhitungan Anda, namun bisa jadi harganya tidak naik mengikuti kinerjanya atau bahkan malah turun.

Hal ini bisa dikarenakan adanya sentimen negatif dari pelaku pasar ataupun adanya pengaruh penurunan ekonomi global.

Oleh karena itu konsep MOS ini menjadi sangat penting untuk mencegah kerugian investasi Anda.

Selengkapnya : BACA DISINI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *