INDEKS BARU IDXV30 DAN IDXG30, APA UNTUNGNYA BAGI INVESTOR ?

Pada awal Agustus 2019, BEI mengeluarkan dua indeks baru yaitu Indeks IDXV30 dan IDXG30. IDX Value 30 merupakan Indeks yang mengukur harga 30 saham yang memiliki likuiditas dan kinerja keungan yang baik dengan valuasi yang masih rendah.

Sedangkan indeks IDX Growth 30 adalah indeks yang mengukur kinerja harga 30 saham  yang memiliki pertumbuhan laba bersih dan pendapatan yang baik dan tentunya dengan likuiditas dan kinerja yang baik pula. Kedua indeks ini dipilih dari saham-saham indeks IDX80 dan di evaluasi setiap 6 bulan sekali yaitu di akhir bulan Januari dan Juli.

Kedua indeks ini dapat dijadikan referensi untuk kamu yang masih awam dengan dunia saham. Bagaimana caranya ? Pertama kamu bisa download dahulu kedua indeks ini di website idx.co.id, selanjutnya pilih data pasar >> data saham >> indeks saham.

Daftar Emiten Indeks IDXV30 dan IDXG30

IDX Value 30 (Sumber: idx.co.id)
IDX Growth 30 (Sumber: idx.co.id)

Gambar diatas adalah contoh indeks IDXV30 dan IDXG30 yang dipublikasi pada Agustus 2019. Sebagai seorang value investor kita diharuskan memilih saham-saham dengan valuasi yang masih murah (PBV dan PER rendah) dan pertumbuhan laba yang baik dari tahun ke tahun (CAGR tinggi).

Oleh karena itu, dengan menggunakan dua indeks diatas kita dapat memilih saham-saham yang ada di IDXV30 namun juga terdapat di IDXG30 sehingga kita mendapat kriteria yang sesuai dengan kaidah value investing.

Contohnya pada Agustus 2019, saham-saham yang ada di IDXV30 dan juga ada di IDXG30 adalah saham BBNI, BDMN, ERAA, INKP, PNBN, dan PNLF. Dengan berinvestasi pada saham ini saja sebenarnya sudah cukup aman, namun penulis selalu mengingatkan untuk mengecek kembali laporan keuangan masing-masing saham. Misalnya saja kita ambil contoh BBNI.

Pada Agustus 2019 secara valuasi, PBV BBNI pada harga 7750 adalah sebesar 1.24x dan PER sebesar 9.47. Valuasi yang cukup murah untuk sektor perbankan yang masuk kedalam empat bank terbesar di Indonesia.

Pertumbuhannya pun cukup baik dengan ekuitas yang selalu bertumbuh selama lima tahun terakhir dan ROE annualize sebesar 13.08%. Untuk saham blue chip seperti BBNI dengan valuasi dan pertumbuhan ini, menurut penulis sudah layak beli dan dihold untuk jangka panjang.

Sebagai tambahan, dari saham-saham yang dipilih berdasarkan IDXV30 dan IDXG30 sebaiknya kita seleksi lagi dengan memperhatikan (1) Bisnisnya yang mudah dimengerti, (2) Perusahaan dikelola oleh manajemen yang baik (3) laba yang konsisten dan bertumbuh dalam 5 atau 10 tahun terakhir dan (4) Proyeksi laba dan pertumbuhan sektor industri masa yang akan datang.

Semoga bermanfaat!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *