rigs saham

Melirik Saham Angkutan Batubara: Rig Tenders Indonesia (RIGS)

Kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ribuan pulau di dalamnya. Ini menyebabkan Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam pengangkutan logistik ke setiap pulaunya. Maka dari itu, sektor perkapalan dan pengangkutan menjadi sangat penting. Tak mengherankan pula jika beberapa perusahaan di IHSG melirik kesempatan ini, salah satunya adalah Rig Tenders Indonesia (kode emiten RIGS). Dengan sekitar 70an armada kapalnya di seluruh Indonesia, bagaimanakah kiprah dan kinerja RIGS hingga tahun 2021 ini? Apakah saham RIGS juga menarik?

Rig Tenders kapal tongkang

Sekilas Perusahaan

PT Rig Tenders Indonesia, Tbk. (kode emiten RIGS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi lepas pantai. Perusahaan sudah berdiri sejak 1970 sebagai joint venture antara Boedihardjo Satrohadiwirjo dengan Rig Tenders Inc. RIGS juga sudah melantai di bursa sejak 1990, menjadikannya perusahaan yang sudah berpengalaman dalam bidang pengangkutan dan pelayaran.

Lini usaha perusahaan bisa dibilang mirip dengan Soechi Lines (SOCI) namun berbeda pada jenis bahan yang diangkut. Bisnis utama perusahaan adalah jasa pengangkutan dan pengiriman batubara, jasa penunjang eksplorasi dan produksi minyak bumi dan gas lepas pantai. Tidak hanya itu, perusahaan juga menyediakan beberapa jasa penunjang di sektor perkapalan seperti jasa boga, manajemen kapal, dan jasa bunker. Cukup banyak perusahaan yang sudah bermitra dengan Rig Tenders Indonesia, salah satunya adalah Adaro (ADRO). Untuk menunjang bisnisnya perusahaan saat ini memiliki  sekitar 65 armada dengan komposisi berikut: 36 tugboat, 28 barges (7 diantaranya dengan tipe self-discharging barges) dan 1 accomodation working barges (AWB).

Barges di sini mungkin lebih Anda kenal dengan kapal tongkang yang mengangkut muatan batubara, minyak, atau gas bumi dan tidak memiliki sistem propulsi sehingga harus ditarik dengan kapal tunda (tugboat) untuk selanjutnya dibawa ke tujuan. Adapun AWB merupakan jenis kapal tongkang khusus untuk akomodasi kegiatan para pekerja lepas pantai, bisa dibayangkan seperti kos-kosan di tengah laut.

Pemegang Saham RIGS

Dari total 609 juta lembar saham RIGS yang beredar, 80,54% diantaranya dipegang oleh Scomi Marine Services Pte. Ltd. Scomi Marine Services merupakan anak perusahaan dari Scomi Energy Services Bhd., perusahaan yang bergerak di bidang jasa energi dan telah mendirikan anak perusahaan di 18 negara. Perusahaan ini berasal dari Malaysia, maka dari itu laporan keuangan Rig Tenders Indonesia ikut menyesuaikan format laporan keuangan di Malaysia dengan acuan tahun buku yang berbeda (akan dijelaskan pada bagian selanjutnya). Adapun porsi masyarakat dalam kepemilikan saham RIGS adalah 19,46%.

KEPEMILIKAN SAHAM RIGS

Sebagai anak perusahaan yang induk perusahaannya berasal dari Malaysia, laporan keuangan RIGS cenderung mengIkuti aturan di Malaysia,. Periode tutup buku perusahaan dicatat pada pertengahan tahun selanjutnya, bukan di akhir tahun seperti yang dilakukan di Indonesia. Jadi penulis menyajikan data dan grafik dari periode tahun awal pembukuan. Pencatatan awal buku perusahaan-perusahaan di Malaysia dicatat per 31 Maret sehingga pembukuan per kuartal 1 dicatat dalam periode 31 Maret hingga 30 Juni.

Namun per tahun 2020 lalu Malaysia kembali mengubah kebijakan pencatatan sehingga periode buka buku perusahaan dilaksanakan per tanggal 30 Juni dan periode akhir bukunya ditetapkan 30 Juni setahun setelahnya. Oleh karenanya pencatatan perusahaan pada periode 2019-2020 diambil selama 15 bulan dari 31 Maret 2019 hingga 30 Juni 2020. Langkah ini digunakan untuk menyesuaikan dengan peraturan baru tersebut.

Selengkapnya: BACA DI SINI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *